Orang yang tidak cukup berani mengambil resiko, tidak akan meraih apapun di dalam hidup ini (Muhammad Ali) Perlu seumur hidup untuk menunggu orang lain mempercayai anda, lebih baik mulailah dengan mempercayai diri sendiri lebih dahulu (Chef) Perubahan adalah sesuatu yang wajar tidak tersanjung bila sukses, dan tidak patah semangat bila gagal (Dirk Mathisan) Berikanlah sebanyak mungkin waktu untuk memperbaiki diri sehingga anda tidak punya waktu lagi untuk mengkritik orang lain (Thomas Jefferson) Melakukan hal biasa dengan cara luar biasa akan membawa anda ke masa depan yang luar biasa
Tulis buku tamu
Home > Berita
Kamis 6 Februari 2014, 14:30 WIB
Sinusitis, Bukan Pilek Biasa

 

PILEK DAN BATUK ADALAH PENYAKIT YANG SERING KALI DIDERITA OLEH SIAPAPUN. HIDUNG MAMPET, INGUS MENGALIR, SAMPAI SUARA SENGAU, SEPELE NAMUN MENGGANGGU. TAK TERBAYANGKAN RASANYA BILA KITA MENDERITA PILEK TAK KUNJUNG SEMBUH. HATI-HATI, MUNGKIN ITU ADALAH GEJALA SINUSITIS !

Mitos cukup minum obat flu yang dijual bebas, tentunya akan sembuh dengan sendirinya adalah kesalahan yang sudah menjadi kebiasaan di masyarakat umum. Padahal, pilek yang tak kunjung sembuh, ditandai dengan keluarnya ingus terus-menerus disertai bau tidak sedap, bisa jadi pertanda anda menderita sinusitis.

APA ITU SINUSITIS ?

Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus dan banyak ditemukan pada seseorang yang menderita pilek menahun akibat dari alergi terhadap debu dan sari bunga. Sinusitis juga dapat disebabkan oleh bahan-bahan iritan seperti bahan kimia yang terdapat pada semprotan hidung serta bahan-bahan kimia lainnya yang masuk melalui hidung. Jangan dilupakan kalau sinusitis juga dapat disebabkan oleh virus atau bakteri. Sedangkan sinus yang sering pula disebut sinus paranasalis, adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat dari tulang tengkorak disekitar wajah, yang berfungsi untuk memperingan tulang tengkorak. Rongga ini berjumlah empat pasang, kiri dan kanan.Sinus frontalis terletak di bagian dahi, sedangkan sinus maxilaris terletak dibelakang pipi. Sementara itu, sinus phenoid dan sinus ethmoid terletak agak lebih dalam, dibelakang rongga mata dan dibelakang sinus maxilaris.

Dinding sinus dibentuk oleh sel-sel penghasil cairan mucus. Udara masuk kedalam sinus melalui sebuah lubang kecil yang menghubungkan antara rongga sinus dengan rongga hidung, yang disebut dengan ostia. Jika oleh karena suatu sebab lubang ini buntu maka udara tidak akan bias keluar masuk dan cairan mucus yang diproduksi di dalam sinus tidak akan bisa dikeluarkan. Sinusitis dapat terjadi bila terdapat gangguan pengaliran udara dari dan ke rongga sinus serta adanya gangguan pengeluaran cairan mucus.

KENALI RINOSINUSITIS

Sinusitis yang anda alami bisa jadi disebut rinosinusitis, yaitu penyakit inflamasi atau peradangan yang terjadi pada mukosa yang melapisi hidung dan sinus paranasal. Peradangan ini sering bermula dari infeksi virus pada selesma, yang kemudian karena keadaan tertentu berkembang menjadi infeksi bakteri. Penyebab lain adalah infeksi jamur dan infeksi gigi. Rinosinusitis juga dibagi menjadi dua jenis, yaitu rinosinusitis akut dan rinosinusitis kronik.

Keluhan atau gejala utama rinosinusitis akut ialah hidung tersumbat disertai nyeri atau rasa tekanan pada wajah dan ingus kental kehijauan, yang sering turun ke tenggorokan. Dapat disertai gejala infeksi umum seperti demam dan lesu. Keluhan nyeri atau rasa tekanan di daerah sinus yang terkena merupakan cirri khas rinosinusitis akut, serta kadang-kadang nyeri juga terasa di tempat lain.

Nyeri di dahi atau seluruh kepala menandakan sinusitis frontal, nyeri di pipi menandakan sinusitis maksila, nyeri di antara atau di belakang kedua bola mata menandakan sinusitis etmoid, sedang pada sinusitis sphenoid nyeri dirasakan di belakang kepala atau kedua bola mata. Pada sinusitis maksila kadang-kadang  nyeri terasa sampai ke gigi dan telinga. Gejala lain dapat berupa sakit kepala, gangguan penciuman, bau mulut, batuk, dan sesak nafas.

TERAPI RINOSINUSITIS

Terapi rinosinusitis bertujuan untuk mempercepat penyembuhan, mencegah komplikasi, dan mencegah perubahan menjadi kronik. Prinsip pengobatan ialah membuka sumbatan muara (ostium) sinus sehingga drainase dan ventilasi sinus-sinus pulih secara alami.

Terapi rinosinusitis adalah pemberian obat-obatan yang optimal dan pembedahan pada rinosinusitis akut. Obat utama yang diberikan adalah antibiotic, selama minimal 10-14 hari, sedangkan obat tambahan lain yang dapat diberikan adalah obat dekongestan untuk membuka sumbatan pada hidung dan ostia sinus, obat mukolitik untuk mengencerkan ingus dan obat analgetik antipiretik untuk menghilangkan nyeri dan demam.

Pada rinosinusitis kronik, terapi obat-obatannya sama dengan terapi pada rinosinusitis akut, selain itu dapat ditambah dengan pemberian steroid sebagai anti peradangan, antihistamin, cuci hidung dan anti jamur bila penyebabnya infeksi jamur.

Rinosinusitis kronik yang tidak juga sembuh setelah terapi obat-obatan yang optimal dapat diatasi dengan tindakan bedah. Bedah sinus endoskopik fungsional (BSEF) merupakan langkah maju dalam bedah sinus dengan menggunakan endoskop. Jenis operasi ini menjadi pilihan karena merupakan tindakan bedah invasive minimal yang lebih efektif dan fungsional. Keuntungan dari teknik BSEF, dengan penggunaan beberapa alat endoskop bersudut dan sumber cahaya yang terang, maka kelainan dalam rongga hidung, sinus dan daerah sekitarnya dapat tampak jelas. Dengan demikian diagnosis lebih dini dan akurat dan operasi lebih bersih/teliti, sehingga memberikan hasil yang optimal.

PENCEGAHAN SINUSITIS

  1. Rajin cuci tangan untuk menghindari bakteri menempel dan menimbulkan alergi
  2. Hindari stress
  3. Minum banyak air putih untuk mencegah pengentalan cairan hidung
  4. Jaga kebersihan lingkungan
  5. Hindari zat-zat penyebab alergi yang terdapat di lingkungan, seperti debu dan asap rokok
  6. Konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan untuk mencegah serangan sinus musiman
Berita Lainnya
Find us on :
AKADEMI KEPERAWATAN PANTI KOSALA SURAKARTA
Jalan Raya Solo – Baki Km. 4 Gedangan, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo,
Jawa Tengah, Indonesia
Telp. (0271) 621313 Faks. (0271) 621672
Email. akperpk@yahoo.com
LOGIN E-JURNAL DIKTI