Orang yang tidak cukup berani mengambil resiko, tidak akan meraih apapun di dalam hidup ini (Muhammad Ali) Perlu seumur hidup untuk menunggu orang lain mempercayai anda, lebih baik mulailah dengan mempercayai diri sendiri lebih dahulu (Chef) Perubahan adalah sesuatu yang wajar tidak tersanjung bila sukses, dan tidak patah semangat bila gagal (Dirk Mathisan) Berikanlah sebanyak mungkin waktu untuk memperbaiki diri sehingga anda tidak punya waktu lagi untuk mengkritik orang lain (Thomas Jefferson) Melakukan hal biasa dengan cara luar biasa akan membawa anda ke masa depan yang luar biasa
Home > Berita
Sabtu 12 September 2020, 09:23 WIB
Upaya Mengatasi Perilaku Tantrum Pada Anak

Tantrum pada anak merupakan perilaku yang mengganggu dimana anak tidak mampu  mengontrol emosi atau merupakan ledakan emosional yang terjadi sebagai respons dari keinginan atau kebutuhan yang tidak terpenuhi. Perilaku tantrum yang ditunjukkan anak diantaranya mengamuk, menghentakkan kaki, menjerit, menggigit, memukul, menendang,melemparkan barang,berteriak, meninjudan membanting pintu. Pada anak yang lebih besar bisa juga dengan  memaki, menyumpah, memukul kakak/adik atau temannya, mengkritik diri sendiri, memecahkan barang dengan sengaja, atau mengancam.Tantrum biasanya terjadi pada anak umur 18 bulan-4 tahun.Tantrum sering ditemukan pada anak-anak yang terlampau dimanjakan/terlampau di lindungi, sebagai upaya untuk mencari perhatian, tapi bisa juga merupakan suatu hasil meniru dari orangtua atau anggota keluarga lainnya. Orang tua harus mengetahui bagaimana cara menangani tantrum jika hal itu terjadi dan bagaimana cara mencegahnya.Cara yang dapat dilakukan oleh orang tuauntuk mengontrol tantrum meliputi:

  1. Orangtua tetap tenang dan memegang kendali. Jika orangtua marah hanya akan membuat anak tambah bingung dan frustasi.
  2. Menenangkan  anak
  3. Menunggu sampai tantrumnya hilang, lalu diskusikan dengan anak bagaimana cara dia mengendalikan rasa marah dan frustasi. Jangan mencoba bicara pada anak tentang kelakuannya ketika dia marahdan jangan mengancam dengan hukuman.

Sedangkan tindakan yang bisa dilakukan orangtua untuk mencegah munculnya perilaku tantrum pada anak meliputi :

  1. Menjelaskan apa yang bisa anak lakukan dan jangan mengharapkan sesuatu yang sempurna dari anak.
  2. Membantu anak untuk mencegah frustasi dengan membicarakannya terlebih dahulu sebelum hal itu terjadi dan menghindari situasi yang membuat anak frustasi
  3. Membiarkan anak mengetahui aturan yang telah disepakati.
  4. Mendorong anak untuk menggunakan kata dalam mengungkapkan perasaannya.
  5. Membantu agar anak dapat menerima kekecewaan yang kecil tanpa berteriak, menangis, atau tindakan lain yang destruktif.

 

 

Sumber :

Soetjiningsih dan IG.N. Gde Ranuh, ed. 2014. Tumbuh Kembang Anak. edisi 2. EGC, Jakarta

Berita Lainnya
Find us on :
AKADEMI KEPERAWATAN PANTI KOSALA SURAKARTA
Jalan Raya Solo – Baki Km. 4 Gedangan, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo,
Jawa Tengah, Indonesia
Telp. (0271) 621313 Faks. (0271) 621672
Email. akperpk@yahoo.com
LOGIN E-JURNAL DIKTI